Berita Online – Pernahkah Anda merasa cepat lapar meskipun sudah makan banyak saat sahur? Mungkin pilihan makanan yang Anda makan tidak tepat.
Selama berpuasa, sahur bukan hanya tentang mengisi perut, tetapi juga memastikan energi tetap bertahan hingga waktu berbuka.
Menurut studi dalam Journal of Food Sciences and Nutrition, jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berpengaruh terhadap kadar gula darah dan rasa kenyang.
Jika salah memilih, tubuh bisa lebih cepat merasa lelah dan lapar.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! Ini Rahasia Air Mineral Berkualitas untuk Keluarga Saat Sahur dan Berbuka
Mengapa cepat lapar setelah sahur?
- Terlalu banyak karbohidrat sederhana
Nasi putih, roti tawar, atau makanan manis memang mengenyangkan, tetapi hanya sementara. Karbohidrat sederhana cepat dicerna dan bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti dengan rasa lapar lebih cepat.
Protein memiliki peran penting dalam mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Tanpa protein yang cukup, perut bisa terasa kosong lebih cepat.
Baca juga: Hindari Tidur Setelah Sahur, Ini Dampaknya bagi Pencernaan dan Kesehatan
- Minim serat dan lemak sehat
Serat membantu memperlambat pencernaan, sementara lemak sehat berkontribusi dalam menjaga energi bertahan lebih lama. Tanpa keduanya, rasa kenyang tidak akan bertahan lama.
Dehidrasi sering disalahartikan sebagai rasa lapar. Jika tubuh kekurangan cairan, Anda bisa merasa lemas dan ingin makan lebih cepat.
Pakar gizi mengungkapkan pentingnya asupan protein hewani untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak karena lebih mudah diserap oleh tubuh.
Tips sahur agar lebih kenyang dan energi tahan lama
Agar tidak mudah lapar saat puasa, pilihlah makanan yang tepat saat sahur. Berikut beberapa rekomendasi dikutip dari laman Kemenkes:
- Ganti nasi putih dengan karbohidrat kompleks
Nasi merah, oatmeal, atau roti gandum bisa menjadi alternatif lebih baik karena dicerna lebih lambat dan membuat energi bertahan lebih lama.
- Perbanyak protein berkualitas
Telur, ayam, ikan, yogurt Yunani, atau tahu dan tempe bisa membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
- Tambahkan serat dari sayur dan buah
Serat dalam sayuran hijau, pisang, apel, atau alpukat dapat membantu memperlambat pencernaan dan menunda rasa lapar.
Baca juga: Banyak Minum Teh Saat Sahur Apakah Baik? Ini Ulasannya…
Alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun membantu tubuh mendapatkan energi yang lebih stabil sepanjang hari.
Pastikan mengonsumsi air putih yang cukup sebelum imsak agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak mudah lemas.
Sahur tidak harus makan banyak, tetapi lebih bijak dalam memilih makanan. Dengan begitu, Anda bisa tetap bertenaga sepanjang hari tanpa merasa cepat lapar.
Jadi, sudah siap mencoba menu sahur yang lebih sehat?
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Berita Online WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.