More
    HomeKesehatanIsi Kuliah di Harvard, dr Terawan Paparkan Immunotherapy Nusantara

    Isi Kuliah di Harvard, dr Terawan Paparkan Immunotherapy Nusantara

    Published on

    spot_img


    Penasihat Khusus Bidang Kesehatan Presiden, Terawan Agus Putranto, menyampaikan kuliah umum di Harvard Medical School. Foto: Dok Pribadi


    Jakarta: Penasihat Khusus Bidang Kesehatan Presiden, Terawan Agus Putranto, mengisi kuliah umum di Harvard Medical School (Sekolah Kedokteran Harvard) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). Salah satu topik yang dibahas adalah Immunotherapy Nusantara. Apa itu?

    Terawan menyampaikan kuliah umum pada Senin, 31 Maret 2025 waktu setempat atau Selasa, 1 April 2025 dini hari WIB. Di Harvard Medical School, Terawan mempresentasikan makalah berjudul Making Immunotherapy in Low Resources Settings (Indonesia and Timor Leste).

    Di hadapan puluhan peserta, mantan Menteri Kesehatan tersebut menjelaskan tentang Immunotherapy Nusantara. Menurut Terawan, Immunotherapy Nusantara adalah terapi yang memanfaatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit, termasuk infeksi dan kanker.

    Ketua Tim Dokter Kepresidenan periode 2009-2019 itu menegaskan bahwa terapi ini dikembangkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di Indonesia. Meski dengan sumber daya terbatas, Immunotherapy Nusantara terus berkembang.

    “Saat ini, terapi ini telah berkembang hingga ke negara lain, seperti Timor Leste,” ujar Terawan dalam kuliah tamu yang diadakan di Armenise Modell 100 Atrium, Harvard Medical School Campus, seperti dikutip Metrotvnews.com, Selasa, 1 April 2025.

    Minat dari berbagai negara

    Mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto itu mengungkapkan bahwa beberapa negara telah menghubunginya untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan Immunotherapy Nusantara di wilayah mereka. Pengembangannya pun dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia.

    “Bisa menggunakan tanaman obat dan mikroorganisme,” kata Terawan.

    Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu juga mengajak akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang medis.

    “Penyakit semakin berkembang, maka ilmu pengetahuan juga harus terus berkembang,” ujar Terawan dalam kuliah yang juga disiarkan secara virtual melalui Zoom.

    Penerima gelar guru besar kehormatan bidang kedokteran militer dari Universitas Pertahanan ini menekankan bahwa pengembangan ilmu kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Terawan menyatakan bahwa siapa pun dan negara mana pun dapat melakukan penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan.

    “Kampus dapat menjadi motor penggerak penelitian ilmu kesehatan,” katanya.

    Namun, Terawan menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk negara lain, dalam pengembangan ilmu kesehatan. Menurutnya, Indonesia mampu mengembangkan Immunotherapy Nusantara dengan sumber daya yang ada.

    “Intinya adalah kolaborasi dan penelitian berkelanjutan. Sumber bisa berasal dari mana saja,” ujarnya.

    Terawan yakin bahwa Immunotherapy Nusantara dapat menjadi kontribusi Indonesia bagi dunia. Sistem ini dikembangkan oleh para peneliti Indonesia agar perkembangan ilmu kesehatan dapat bermanfaat secara global.

    Kedaulatan kesehatan

    Selain itu, Terawan juga membahas tentang kedaulatan kesehatan. Guru Besar Department of Global Health and Social Medicine, Harvard Medical School, Prof Byron J Good, mengapresiasi kehadiran Terawan dalam guest lecture tersebut. Antropolog medis itu berterima kasih kepada Terawan yang telah memaparkan tentang Immunotherapy Nusantara.

    Asisten II Penasihat Khusus Bidang Kesehatan Presiden, Oktafiandi, menyatakan bahwa pengembangan Immunotherapy Nusantara merupakan upaya untuk mewujudkan kedaulatan bangsa dan negara. Juru bicara dr Terawan itu menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan Indonesia berdaulat di bidang kesehatan.

    “Presiden Prabowo menekankan pentingnya memberikan akses kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi rakyat, serta mewujudkan kedaulatan di bidang kesehatan. Immunotherapy Nusantara adalah salah satu upaya untuk mencapai kedaulatan kesehatan Indonesia,” ujar mantan staf khusus Menteri Kesehatan yang kini sedang menempuh studi doktor ilmu komunikasi itu.

    Latest articles

    Mau Nikmati Lebaran Tanpa Khawatir Kolesterol Naik? Ini Tipsnya

    Berita Online - Lebaran sering kali diidentikkan dengan sajian kuliner yang menggiurkan, mulai...

    Tips Menjaga Kesehatan Setelah Puasa Ramadhan

    Berita Online - Setelah menjalani puasa Ramadhan, kebiasaan makan akan mengalami pergeseran. Jika selama...

    Faskes Siaga Selama Libur Lebaran, Kemenkes Jamin Layanan Kesehatan Tak Libur

    Berita Online-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan di...

    11 Buah yang Tidak Memicu Lonjakan Gula Darah

    Berita Online - Peningkatan kadar gula darah harus dihindari, terutama bagi mereka yang...

    More like this

    Mau Nikmati Lebaran Tanpa Khawatir Kolesterol Naik? Ini Tipsnya

    Berita Online - Lebaran sering kali diidentikkan dengan sajian kuliner yang menggiurkan, mulai...

    Tips Menjaga Kesehatan Setelah Puasa Ramadhan

    Berita Online - Setelah menjalani puasa Ramadhan, kebiasaan makan akan mengalami pergeseran. Jika selama...

    Faskes Siaga Selama Libur Lebaran, Kemenkes Jamin Layanan Kesehatan Tak Libur

    Berita Online-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan di...
    Timur188 Menang Terus Gacor Terus